WACANA MUSLIM MODERAT DI MEDIA SOSIAL: PELUANG DAN TANTANGAN

Fardan Mahmudatul Imamah

Abstract


Wacana muslim moderat merupakan upaya untuk mendialogkan antara Islam dan ke-Indonesiaan. Wacana ini diejawantahkan melalui dua gerakan yang mewakili dua organisasi besar Islam, yakni Islam Nusantara (NU) dan Islam Berkemajuan (Muhammadiyah). Penelitian ini berusaha untuk memetakan tiga wacana tersebut dalam sosial media, khususnya Twitter. Objek penelitian ini adalah tweet sejak 24 Februari – 26 Maret 2018 dengan kata kunci ‘Muslim Moderat’, ‘Islam Nusantara’, “Islam Berkemajuan’, dan ‘Islam Demokrasi’. Penelitian ini menggunakan empat tahap analisis, (1) estimasi jumlah netizen yang terlibat (2) tingkat sentimen, (3) keterhubungan topik (hashtag), (4) jejaring akun (name network). Hasilnya, wacana ‘muslim moderat’ belum memiliki kekuatan yang signifikan dalam mempengaruhi netizen di media sosial. Terutama ‘Islam Nusantara’ yang memiliki kecenderungan politis dan menuai sentimen negatif dari berbagai pihak.

Kata kunci: Islam, Moderat, Twitter, Nusantara

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.30762/empirisma.v27i1.741

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Empirisma by STAIN Kediri is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.stainkediri.ac.id/index.php/empirisma

View My Stats

 

Indexed By :

     

Flag Counter