MERAWAT KERUKUNAN TOLERANSI DI ERO DEMOKRASI

Abdul Kadir

Abstract


Artikel ini menganalisis mengenai Indonesia sebagai bangsa majemuk memerlukan kebersamaan yang harus menjadi komitmen seluruh pihak untuk meghindari berbagai tindakan yang tidak diinginkan. Akhir-akhir ini menguat isu tentang intoleransi, radikalisme yang menurut beberapa pihak meningkat dari tahun ke tahun. Isu tentang intoleransi, radikalisme dan terorisme secara khusus sampai batas tertentu dikaitkan dengan agama. Beragam isu yang negatif itu secara faktual terjadi di tubuh bangsa ini, yang tidak kita kehendaki terjadi di negeri ini. Kita tidak mentoleransi segala bentuk tindakan yang mengancam kehidupan kebangsaan. Indonesia harus terjaga dari segala bentuk distegrasi yang merusak kebersamaan dan sendi kehidupan kebangsaan karena hal itu mengancam eksistensi dan masa depan negeri ini. Namun perlu juga di cermati bahwa segala bentuk ancaman terutama dalam era demokrasi terhadap ke indonesiaan seyogyanya dicandra secara objektif dan komprehensif agar tidak bersifat parsial, tendensius, dan salah pandang. Sehingaa toleransi di dalam demokrasi ini berjalan dengan baik.
Keyword : Kerukunan, Toleransi, Era Demokrasi

Full Text:

PDF

References


Abbdur ahman, W. (2013 ). Tuhan Tidak Perlu Di Bela . Yogyakarta : LIKS Yogyakarta .

Abdurrhman, W. (2013). Tuhan tidak Perlu DiBela. Yogyakarta : LKIS Yogyakarta .

Ali, M. (2017 ). Pradigma Pendidikan Berkemajuan . Yogyakarta : Penerbit Suara Muhammadiyah .

Fajar , R. U. (2017). Membela Islam Membela Kemanusiaan . Bandung: PT Mizan Pustaka.

Fathorrahman, G. (2016). Ekspresi keberagamaan di era milenium (kemanusiaan, keragaman, dan kewarganegaraan) . Yogyakarta : IRCiSoD.

Harun, N. (1995). Islam Rasional ; Gagasan dan Pemikiran . Bandung : Penerbit Mizan .

Hasibullah, S. (2018). Jangan Putus Asa Ibroh dari Kehidupan Teroris Korbannya. Jakarta : Aliansi Indonesia Damai (AIDA).

Muhammad, N. (2014). Islam sebagai Dasar Negara . Bandung : Sega Arsy .

Rivai, Z. A. (2015 ). Iskam Gak Liberal . Jakarta : Gema Insani .

Wahid, A. (1994). Islam dan Demokrasi" dalam spiritualitas Baru : Agama dan Aspirasi Rakyat. . Yogyakarta : Intefidei.




DOI: https://doi.org/10.30762/ask.v2i2.872

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


_____________________

Sekertariat Jurnal
Rumah Jurnal STAIN Kediri: Jl. Sunan Ampel No.7, Ngronggo, Kecamatan Kota Kediri, Kediri, Jawa Timur, 64129, Indonesia
Telp. (+62354) 689282, Fax. (+62354) 686564
jurnalasketik@gmaial.com

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

Indeksasi

Web Analytics Made Easy - StatCounter
View My Stats