Al-Farabi On The State And Politics

Adi Prasetyo

Abstract


Konsep pemikiran Al –Farabi tentang Syahsiyah Al – Madaniyyah Dan Ara’al – Madinah Al – Fadhilah ini termasuk dalam pemikiran politik. Dalam penulisan ini, penulis menginterpresentasikan karya – karya Al- Farabi yang berkaitan dengan pemikiran politiknya dari perpaduan unsur Platonik, Aristotelian dan konsep islam. Dalam teori politiknya,Al-Farabi menekankan bahwa kebahagiaan bagi warga negara harus ditekankan
dan itu termasuk tujuan utama bernegara. Menurut Al-Farabi pemerintahan dalam suatu negara itu bagaikan unsur tubuh yang saling melengkapi antara satu dengan yang lainya untuk menciptakan suatu tujuan yang sama dalam bernegara,hal tersebut berarti sama dengan adanya salah satu anggota komunitas itu menderita, maka penderitaan itu dirasakan juga oleh anggota lain dari komunitas itu sendiri. Kepemimpinan yang ideal
( baik ) menurut Al-Farabi ialah dengan mementingkan peran, fungsi yang tepat bertujuan untuk membentuk pemimpin negara yang sesuai dengan citra kemanusiaan yang ideal. Negara ideal bagi Al-Farabi adalahadanya suatu tujuan yang mensejahterakan warganya, dan yang menjadi pemimpin utama dalam bernegara ialah orang yang filsuf yang mempunyai sifat – sifat kenabian dan berpengetahuan luas dengan menggunakan fikiran, perbuatan dengan cara melalui akal mustafad.


Kata kunci: Al-Farabi, Politik, Negara.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.30762/empirisma.v28i2.1643

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Empirisma by IAIN Kediri is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnal.iainkediri.ac.id/index.php/empirisma

View My Stats

 

Indexed By :

 

Flag Counter