SCHOOL WELL-BEING DAN KECEMASAN AKADEMIK PADA MAHASISWA

Alvin Nur Muhammad Azyz, M. Qomarul Huda, Luthfi Atmasari

Abstract


Masalah yang seringkali dialami oleh mahasiswa di kampus adalah enggan bertanya pada dosen dan kurang familiar dengan fasilitas kampus, hal ini dapat berakibat negatif seperti timbulnya
kecemasan. Kondisi tersebut akan berdampak pada penilaian mahasiswa terhadap kampusnya. Penilaian individu berkaitan dengan keadaan lingkungan tempat belajarnya disebut dengan
school well-being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara school wellbeing dengan kecemasan akademik pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif asosiatif atau hubungan. Adapun penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa aktif S1 IAIN Kediri dengan jumlah populasi pada penelitian ini
adalah 6216 mahasiswa. Sedangkan pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling berupa stratified random sampling, kemudian didapatkan sampel sebanyak 330 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala school well-being dan skala
kecemasan akademik. Kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis korelasi Product Moment dari Pearson yang memiliki taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat
hubungan yang negatif yang signifikan antara school well-being dengan kecemasan akademik dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,653. Hasil penghitungan sumbangan efektif didapatkan bahwa sumbangan variabel school well-being dengan kecemasan akademik sebesar 42,6%. Dengan demikian masih terdapat 67,4% faktor lain lagi yang mempengaruhi kecemasan akademik pada mahasiswa IAIN Kediri, yang mana hal tersebut tidak diungkap dalam penelitian ini.

Kata kunci: School Well-Being, Kecemasan Akademik.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Happines, Journal of Psychology and Islamic Science

Program Studi Psikologi Islam at the Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Kediri