MEKASNISME PASAR DALAM PERSPEKTIF ABU YUSUF: STUDI KASUS KENAIKAN HARGA TIKET PESAWAT DOMESTIK DI INDONESIA (Market Mechanism in Abu Yusuf's Perspective: Case Study of Domestic Flight Ticket Price Increase in Indonesia)

Intan Ayu Nur Wegayanti

Abstract


Pernyataan umum yang berlaku tentang hubungan negatif pada kurva permintaan adalah apabila jumlah suatu barang (Q) mengalami kelangkaan maka harga barang (P) akan naik, dan sebaliknya. Namun salah satu tokoh ekonomi Islam klasik menentang pernyataan tersebut, yaitu Abu Yusuf.Menurut Abu Yusuf bisa saja persediaan barang melimpah diiringi dengan harga yang tinggi dan sebaliknya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kenaikan harga tiket pesawat domestik di Indonesia menggunakan konsep mekanisme pasar perspektif pemikiran Abu Yusuf. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kajian pustaka, di mana sumber-sumber literatur diperoleh dari buku, internet, jurnal dan lainnya. Sedangkan analisisnya menggunakan deskriptif analisis untuk menjawab permasalahan penelitian. Hasil penelitian menunjukan adanya kesesuaian dengan pemikiran Abu Yusuf yaitu bahwa kenaikan harga tiket pesawat tidak disebabkan oleh kelangkaan, melainkan faktor-faktor lain seperti biaya, perbaikan keuangan maskapai, stagnasi harga tiket, dan penguasaan pasar. Namun bukti empiris juga menemukan bahwa kenaikan harga tiket pesawat menyebabkan penurunan jumlah penumpang, dimana hal ini sesuai dengan teori ekonomi pada umumnya yaitu apabila harga barang naik maka jumlah barang yang diminta cenderung menurun.

 

Kata kunci: Mekanisme pasar, Harga tiket,Pemikiran Abu Yusuf, Kitab al-Kharaj.

  

Abstract:

A general statement that applies to the negative correlation on the demand curve is that if the amount of goods (Q) suffers from scarcity, the price of goods (P) will increase, and vice versa. But, one of the classical Islamic economic figures opposes this statement, namely Abu Yusuf. According to Abu Yusuf, it could be an overflowing supply of goods accompanied by high prices and vice versa. This study aims to analyze the increase of the domestic plane ticket price in Indonesia using the concept of market mechanism based on Abu Yusuf's perspective. The research method uses the literature review method, where literary sources are obtained from books, the internet, journals, and others. While the analysis uses descriptive analysis to answer the research problem. The article demonstrates there was a suitability with Abu Yusuf's thouhtthat the increase in ticket priceswas not caused by the scarcity, but it was caused by several other factors such as costs, airline financial improvements, the stagnation of ticket price, and market domination. However, the empirical evidence also that the increase in ticket prices affected the decrease in the number of passengers,  which is an accordance to the economic theory in general, that is if the price of goods rises, the amount of goods requested will decrease.

 


Keywords


Market Mechanisms, Ticket prices, the Thought of Abu Yusuf, al-Kharaj.

Full Text:

PDF

References


Amalia, Euis, Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam (Jakarta: Gramata Publishing, 2010).

Aravik, Havis, “Konstribusi pemikiran ekonomi abu yusuf terhadap Perkembangan ekonomi islam modern”, Economica Sharia, Vol. 2 No. 1 (Agustus, 2016).

Azmi, Sabahudin, Islamic Economics: Public Finance in early Islamic Thaought (New Delhi: Goodwords Books, 2002).

Boediono, Ekonomi Mikro (Yogyakarta: BPFE, 2008).

Chamid, Nur, Jejak Langkah Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010).

Fauzan, Muhammad, “Konsep Perpajakan Menurut Abu Yusuf”, Human Falah, Vol. 4 No. 2 (Juli – Desember, 2017).

Habib, N. Hasanuddin, Ensiklopedia Ekonomi dan Perbankan Syariah (Jakarta: Kaki Langit, 2004).

Huda, Nurul dan Ahmad Muti, Keuangan Publik Islami; Pendekatan al-Kharaj Iman Abu Yusuf (Bogor: Ghalia Indonesia, 2011).

Jaribah, Fikih Ekonomi Umar Bin Khahab, Cet ke-1 (Khalifa: Pustaka Al-Kautsar Group, 2006).

Karim, A. Adiwarman, Ekonomi Mikro Islami, Cet ke-2 (Jakarta: PT, Raja Grafindo Persada, 2004).

Karim, A. Adiwarman, Ekonomi Islam Suatu Kajian Kontemporer, Cet ke-1 (Jakarta: Gema Insani Press, 2001).

Mankiw, Gregory, Pengantar Ekonomi Mikro (Jakarta: Salemba Empat, 2008).

Pahlevi, Andhi, “Analisis Pengaruh Tarif Penerbangan, Jumlah Penerbangan dan Pendapatan Perkapita Dalam Meningkatkan Jumlah Penumpang”, Jurnal Bisnis Strategi, Vol. 22 No. 1 (Juli, 2013).

Pindyck, S. Robert dan Rubinfeld, L. Daniel, Mikroekonomi, Edisi Keenam (Jakarta: PT. Indeks, 2007).

Sukamto, “Memahami Mekanisme Pasar Dalam Ekonomi Islam”, Jurnal Sosial Humaniora, Vol 5 No.1 (Juni, 2012).

Samuelon, A. Paul dan Nordhaus, D. William, Ilmu Mikroekonomi, Edisi 7 (Jakarta: PT. Media Global Edukasi, 2003).

Sugiarto dkk, Ekonomi Mikro: Sebuah Kajian Komprehensif (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2002).

Tilopa, “Pemikiran Abu Yusuf Dalam Kitab Al-Kharaj”, al-intaj, Vol. 3, No. 1 (Maret, 2017).

Yusuf, Abu, Kitab al-Kharaj (Beirut Libanon: Dar al-Ma’rifah li-al- Thiba’ah, 1302).

Bisnis.com, Alasan di Balik Mahalnya Harga Tiket Pesawat, diakses dari https://ekonomi.bisnis.com/read/20190828/98/1141823/alasan-di-balik-mahalnya-harga-tiket-pesawat pada 07 September 2019.

Tempo.co, diakses dari https://bisnis.tempo.co/read/1214991/kenaikan-harga-tiket-pesawat-dinilai-wajar-ini-sebabnya pada 07 September 2019.

Cnn Indoneia.com, diakses dari https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190401123201-532-382549/harga-tiket-naik-penumpang-pesawat-domestik-turun-drastis pada 07 September 2019.

Yodhia Antariksa, Analisis Kenapa Harga Tiket Pesawat Sekarang Mahal Sekali, diakses dari http://strategimanajemen.net/2019/04/08/analisis-kenapa-harga-tiketpesawat-sekarang-mahal-sekali/ pada 19 September 2019.

Tribun News, diakses dari https://www.tribunnews.com/travel/2019/01/12/tiket-pesawat-domestik-lebih-mahal-dari-perjalanan-luar-negeri-begini-pendapat-guru-besar-unsyiah pada 19 September 2019.

Metta Dharmasaputra, Soal Tiket Mahal dan Nasib Maskapai Nasional, diakses dari https://katadata.co.id/opini/2019/06/12/soal-tiket-mahal-dan-nasib-maskapai-nasional pada 20 September 2019.

Viva Budy Kusnandar, Penumpang Pesawat Udara Domestik April 2019 urun 28% dibanding April 2018, diakses dari https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/06/12/penumpang-pesawat udara-domestik-april-2019-turun-28-dibanding-april-2018 pada 21 September 2019.

Cnn Indoneia, Komponen-komponen Penyebab Harga Tiket Pesawat Mahal, diakses dari https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190214155656-92369321/komponen-komponen-penyebab-harga-tiket-pesawat-mahal pada 06 Oktober 2019

Yodhia Antariksa, Analisis Kenapa Harga Tiket Pesawat Sekarang Mahal Sekali, diakses dari http://strategimanajemen.net/2019/04/08/analisis-kenapa-harga-tiket pesawat-sekarang-mahal-sekali/ pada 06 Oktober 2019.

Cnn Indoneia, Harga Tiket Pesawat Naik gara-gara Kartel Hidup Lagi, diakses dari https://www.cnbcindonesia.com/news/20190617064711-4-78636/harga-tiket-pesawat-naik-gara-gara-kartel-hidup-lagi pada 06 Oktober 2019.




DOI: https://doi.org/10.30762/q.v4i1.1875

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Intan Ayu Nur Wegayanti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Flag Counter

 

Qawãnïn: Journal of Economic Syaria Law is Indexed by

 alt=  alt=

 

********************************************************************************************************

@ Journal of Economic Syaria Law, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, P-ISSN: 2598-3156, E-ISSN: 2622-8661

 

Address: Jl. Sunan Ampel No.7 Ngronggo Kediri 64127 | Telp. (0354) 689282 Fax. (0354) 686564, E-Mail: redaksi.qawanin@yahoo.com

 

View My Stats