TRADISI RESEPSI AL-QUR’AN DI MASYARAKAT GEMAWANG SINDUADI MLATI YOGYAKARTA (Kajian Living Qur'an)

M. Ulil Abshor

Abstract


Islam springing of the Qur'an is understood as an ideology that gives birth to behavior in the social tradition of society. Likewise the meaning of giving birth exegesis (social interpretation). understanding and meaning of the Qur'an is called "Living Qur'an". The study of the living of the Qur'an, the author examines the tradition of the Al-Qur'an reception in the community of Gemawang Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta. There are 3 traditional traditions of the Al-Qur'an reception, namely the tradition of exegesis receptions, aesthetic receptions and functional receptions. The typology of the study was used to observe the Qur'anic reception tradition in Gemawang Sinduadi Mlati hamlet, Sleman, Yogyakarta. What needs to be revealed from this research is about the motivation and purpose of each Qur'anic reception which is used as the basis for understanding and interpreting daily life. This research is qualitative, in the form of library studies and field studies at the same time. The author uses phenomenological analysis and content. The results obtained there are 2, namely the outer structure surface structure indicates that the community is a society that is calm in its heart and behavior (religious behavior). While the Deep Structure element or structure in the indication is a message of close relations between fellow humans who do not see race, ethnicity, religion or ethnicity.


Islam yang bersumber dari al-Qur’an dipahami sebagai ideologi melahirkan perilaku dalam tradisi sosial masyarakat. Begitu pula pemaknaanya melahirkan exegesis (tafsir sosial). pemahaman dan pemaknaan al-Qur’an disebut “Living Qur’an”. Studi living Qur’an ini, penulis meneliti tradisi resepsi al-Qur’an pada masyarakat Gemawang Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta. Ada 3 model tradisi resepsi al-Qur’an, yakni tradisi resepsi exegesis, resepsi estetis dan resepsi fungsional. Tipologi kajian tersebut digunakan untuk meneropong tradisi resepsi al-Qur’an di dusun Gemawang Sinduadi Mlati Sleman Yogyakarta. Yang perlu diungkap dari penelitian ini adalah mengenai motivasi dan tujuan dari setiap resepsi al-Qur’an yang dijadikan landasan dalam memahami dan memaknai dalam kehidupan sehari hari. Penelitian ini yakni kualitatif, berupa studi kepustakaan dan studi lapangan sekaligus. Penulis menggunakan analisis fenomenologis dan isi. Hasil yang diperoleh ada 2 yaitu surface structure struktur luar ini mengindikasikan bahwa masyarakat merupakan masyarakat yang tenang hatinya dan perilakunya (religius behaviour). Sedangkan unsur Deep Structure atau struktur dalam mengindikasinya adanya pesan hubungan yang erat antar sesama manusia yang tidak melihat ras, suku, agama atau etnis.

Keywords


Reception; Tradition; Tipology; Living Qur’an

Full Text:

PDF

References


Alwani, Taha Jabir Fayyad. Adab al-Ikhtilaf fi al-Islam, (USA: Islamic Thought, 1987.

Al Qurtubi, Syamsuddin. al-Jami’ li Ahkam al Qur’an, Juz XVII. Riyad: Dar Alam al-Kutb, 1423.

Annisa, Fitri. “Harmoni dalam Keragaman; Konstruksi Perdamaian dalam Relasi Islam, Katolik, Sunda Wiwitan di Kali Minggir dan Nagarherang Kabupaten Tasikmalaya”, dalam Harmoni; Jurnal Multikultural & Multireligius, Vol. 11, Nomor 3, Juli – September 2012.

Bungin, Burhan (ed.), Analisis Data Penelitian Kualitatif; Pemahaman Filosofis dan Metodologis ke Arah Penguasaan Model Aplikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persayad, 2006.

Djoko Pradopo, Rachmat. Beberapa Teori Sastra; Metode Kritik dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.

Fathurrosyid, “Tipologi Ideologi Resepsi Al Quran di Kalangan Masyarakat Sumenep Madura”, dalam Jurnal Harakah, Vol.1 7 No. 2 Tahun 2015.

Goldziher,Ignaz. Mazahib al-Tafsir al-Islami. Beirut: Dar Iqra’. 1403.

Husein Al Dzahabi, Muhammad. al-Tafsir wa al-Mufassirun, Jilid I. Beirut: Dar al-Fikr, t.th.

Iser, Wolfgang. The Act of Reading; A Theory of Aesthetic Response. Baltimore: John Hopkins University Press, 1978.

J. Moleong, Lexy. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2009.

Junaedi, Didi. “Memahami Teks, Melahirkan Konteks” dalam Journal of Qur’an and Hadith Studies, Vol. 2, No. 1, 2013.

Jalal al Din Al Suyuti, Imam. al-Itqan fi ‘Ulum al Qur’an.Vol. 2. t.tp: Dar Al-fikr, 1414.

Mansyur, dkk. M. Metodologi Penelitian Living Qur’an dan Hadis. Yogyakarta: Tafsir Hadis Press, 2007.

Rafiq, Ahmad. “Pembacaan yang Atomistik terhadap al Qur’an; Antara Penyimpangan dan Fungsi”, dalam Jurnal Studi al Qur’an dan Hadits, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Vol. 4, No. I, Januari 2004.

Riyadi, Fahmi. “ Resepsi Umat Atas al-Qur’an: Membaca Pemikiran Navid Kermani Tentang Teori Resepsi al-Qur’an”, dalam Hunafa: Jurnal Studia Islamika, Vol. 11, No.1, Juni 2014.

Pringgawidagda, Suwarna. Upacara Tingkeban, cet ke-1. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa, 2003.

Saddily, Hasan. Ensiklopedi Indonesia, Jilid 7. Jakarta: PT Ichtiar Baru Van Hoeve, tt.

S. Ibrahim, Yasir. “Continuity and Change in Quranic Readings: A Study of the Quranic Ms. Garrett 38”, Journal of Islamic Studies, 2008.

Surakhmad, Winarno. Pengantar Penelitian Ilmiah; Dasar dan Metode Teknik. Bandung: Tarsio, 1990.

Suharsimi Arikunto, Prosedur Penulisan; Suatu Pendekatan Praktik. Yogyakarta: Rineka Cipta, 1993.




DOI: https://doi.org/10.30762/qof.v3i1.1022

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




__________________
QOF Journal Secretariat

Sunan Ampel Street No.7, Ngronggo, Kediri, East Java, 64129, Indonesia.
Map Coordinate: Lat -7.8467028" Long 112.0248149,21"
Creative Commons License
QOF Journal by IAIN Kediri
Licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

Indexed in
     Moraref    Base 

orcid.org/0000-0002-6276-989X